Pasien Rawat Jalan RSUP Dr. Kariadi Wajib Daftar Online, Benarkah?

Instalasi Merpati RSUP Dr. Kariadi

Badan lagi kurang fit, mau berobat harus antri ini itu di rumah sakit. Bikin sebal nggak, sih? Penginnya tuh antrian bisa dipangkas. Misalnya dengan daftar online bagi pasien rawat jalan. Fenomena yang terjadi di rumah sakit daerah adalah pasien datang pagi buta demi ambil nomor antrian pendaftaran. Padahal pelayanan dimulai sekitar pukul 07.30. Setelah itu, masih harus antri dokter dan ambil obat. Ya Gusti, seharian di rumah sakit banyak sekali antrinya. 

Melihat keadaan di daerah seperti itu, aku jadi overthinking ketika akan berobat ke RSUP Dr. Kariadi. Perjalanan yang super jauh kalau ditambah dengan banyak antrian bakal berangkat malam pulang malam, nih. Memangnya kenapa harus berobat sampai Kariadi?


Nikmat Luar Biasa

"Sovi, sehat selalu, ya." Kalimat itu dulu terdengar biasa saja. Tapi dua tahun terakhir menjadi amat istimewa. Memang nggak ada manusia yang ingin merasakan lara. Karena sejatinya, hidup sehat dan bahagia menjadi doa semua umat-Nya.

Sebenarnya, aku nggak pernah menyangka akan diberi nikmat yang luar biasa. Aku yang dulu jarang minum obat, takut jarum suntik, bahkan belum pernah sekalipun berobat ke rumah sakit, tiba-tiba jadi sering bolak-balik RS demi sehat seperti sedia kala. Demi bisa traveling lagi ke seluruh Indonesia.

Ikhtiar untuk sembuh total dengan ikhlas aku jalani, meskipun harus jauh-jauh sampai Kariadi. Untungnya aku nggak sendiri, karena keluarga dan teman selalu menyemangati. 💜
 

Wajib Daftar Online

Seperti yang aku katakan di awal, aku tuh kurang suka terlalu banyak antri ketika berobat. Waktu aku buka website RSUP Dr. Kariadi dan mencari informasi secara lengkap, ternyata pasien rawat jalan bisa daftar online. "Alhamdulillah, bisa menghemat waktu dan tenaga", gumamku.

Kalau ada yang bertanya "Aku nggak bisa daftar online, on the spot aja bisa?" Dengan berat hati aku harus jawab per 1 Januari 2021 semua pasien rawat jalan RS yang beralamat di Jalan Dr. Sutomo No. 16, Kota Semarang ini harus daftar online. Menurut informasi yang aku dapat, BPJS pasien dikhawatirkan nggak bisa diklaim jika belum terdaftar secara online. Jadi, buat yang mau berobat ke RSUP Dr. Kariadi jangan lupa daftar online dulu, ya. Perjanjian rawat jalan bisa dilakukan dari H-90 sampai H-1 berobat.

Jangan coba-coba untuk ngeyel mau on the spot saja. Karena pasti akan ditolak dan disuruh online dulu. Terlebih lagi kalau sudah sampai Kariadi tiba-tiba kuota dokternya penuh. Pasien diminta untuk kembali lain waktu sesuai jadwal dokter. Yah, masa sudah jauh-jauh mau dapat zonk? Nggak lucu, dong!


Berkas Pendaftaran Online RSUP Dr. Kariadi

Berkas Pendaftaran Online RSUP. Dr Kariadi

Berkas yang harus disiapkan untuk daftar online di RSUP Dr. Kariadi nggak banyak, kok. Tenang saja. Yang banyak itu berkas untuk daftar nikah. Betul, betul, betul? 

3 dokumen yang harus disiapkan untuk daftar online di RS yang memiliki slogan Sahabat Menuju Sehat ini sebagai berikut.

Kartu Identitas Berobat (Khusus Pasien Lama)
Kartu ini digunakan untuk melihat nomor Rekam Medis (RM) yang akan dimasukkan pada menu verifikasi pasien saat daftar online. Kartunya jangan sampai hilang, ya. Kalau hilang, minimal hafal nomor RM-nya agar mudah ketika mendaftar. Paling aman sih kartunya difoto, lalu fotonya simpan di google drive atau tempat yang aman. Buat jaga-jaga saja. Biar nggak cuma hati doang yang dijaga.

Kartu Tanda Penduduk (KTP)
KTP diperlukan untuk mengisi data sosial pasien seperti nama, tanggal lahir, dan NIK. Kalau pasien belum memiliki KTP bisa pakai kartu keluarga.

Surat Rujukan (Bagi Pasien BPJS)
Dokumen ini dipakai untuk mengisi nomor rujukan dari faskes pertama/rumah sakit yang masih berlaku. Pastikan poliklinik di surat rujukan sudah benar, ya. Satu surat rujukan hanya berlaku untuk satu poliklinik. Kalau mau berobat ke dua poli, bisa minta dua rujukan yang berbeda. Sebelum mendaftar, cek kembali masa aktif rujukannya. Jangan pakai rujukan yang kedaluwarsa. Nanti auto gagal mendaftar. Surat rujukan umumnya memiliki masa aktif 90 hari.


Cara Daftar Online Rawat Jalan RSUP Dr. Kariadi

Tampilan Aplikasi RSDK Perjanjian Dokter

1. Buka Aplikasi RSDK Perjanjian Dokter. Aplikasi bisa di unduh di Playstore dan Appstore dengan kata kunci "Kariadi Pendaftaran Online". Atau daftar melalui laman website di sini.

2. Pilih menu "Daftar Pasien Lama" atau "Daftar Pasien Baru".

3. Pilih nama dokter, instalasi, dan nama poli. Pemilihan poli harus disesuaikan dengan nama poli di surat rujukan BPJS.

4. Masukkan NIK / Nomor Rekam Medis dan tanggal lahir pasien. Untuk pasien baru, cara ini bisa dilewati saja. Saat memilih tanggal lahir, biar nggak manual bisa dengan klik tahun yang ada di kiri atas. Selanjutnya klik proses.

5. Langkah berikutnya lengkapi data sosial dengan mengisi NIK. 

6. Kemudian isi data admisi online seperti nama pendaftar, hubungan dengan pasien, alamat pendaftar, nomor handphone, dan asal serta nomor rujukan (bagi pasien BPJS).

7. Pilih tanggal periksa.

8. Lakukan skrining awal pasien.

9. Klik daftar.

10. Screenshot atau download bukti pendaftaran.

Setelah melakukan daftar online, pasien datang pada hari H berobat dengan melakukan screening Covid-19 di sini. Tunjukkan hasil screening ke petugas. Kemudian, bagi pasien lama, bisa langsung ke poli dan menunggu antrian dokter. Untuk pasien baru, silakan ambil nomor antrian pendaftaran untuk cetak kartu pasien.

Sampai di poli, pasien bisa lapor ke perawat dengan menunjukkan kartu berobat atau bukti daftar online. Lalu perawat akan memberi tahu nomor antrian kita. Enaknya daftar online di RSUP Dr. Kariadi itu semakin cepat kita daftar, maka nomor antriannya juga semakin awal.

Jadi, teman-teman sudah ada gambaran bagaimana cara daftar online di RSUP Dr. Kariadi, kan?





 

You Might Also Like

21 komentar

  1. Benar lho, kata-kata seperti, "Sehat selalu, ya" menjadi istimewa akhir2 ini, saya pun merasakannya. Semoga sehat selalu ya Mbak Sovi. Kalaupun memang harus berhubungan dengan RS, alhamdulillah ya sekarang bisa daftar online.

    BalasHapus
  2. Nah hal ini mbak yang saya keluhkan bertahun-tahun ketika anak sakit dulu. Saya harus datang pagi buta demi ambil nomor antrian pendaftaran, karena tidak bisa daftar online. Sedangkan rumah jauh dan harus bolak balik karena anak kecil kasian kalau sakit harus nunggu lama sedangkan waktunya siang untuk jadwal dokter. Antrian dibatasi jadi rata2 main duluan antri. Kalau bisa daftar online jadi lebih mudah ya.

    BalasHapus
  3. Semoga dirimu dilimpahi kesabaran dan segera pulih, ya. Baru tahu kalau di rs kariadi harus daftar online

    BalasHapus
  4. Pernah sekali ke Rumah Sakit. Tapi bukan RS Dr. Kariadi. Antrinya lama, dan alurnya nggak jelas. Sepertinya sistem seperti ini juga harus dilakukan di semua RS di Indonesia. Sehat selalu, Mbak Sovi. ��

    BalasHapus
  5. Sakit apa Mbak Sovi? Semoga lekas sembuh ya...
    Sehat selalu seperti sedia kala. Biar bisa traveling lagi setelah enyah pandemi. Aamiin....

    BalasHapus
  6. Saya termasuk yang pernah merasakan antri di beberapa rumah sakit, tapi berujung ga dapat nomor. Sakit, jadi nambah sakit rasanya.
    Kalau ada pendaftaran online seperti di RS Kariadi ini, sangat menghemat waktu dan memberi kepastian waktu berobat. Jempol deh.

    BalasHapus
  7. Memang masih banyak masyarakat yang gaptek kalau disuruh daftar online. Apalagi yang bukan generasi Z. Tetapi, selama pendaftarannya gak ribet, tetap bisa dipelajari. Karena daftar online sebetulnya memangkas waktu berlama-lama di rumah sakit juga

    BalasHapus
  8. Saya paling suka kalau ada fasilitas online gini, amat sangat membantu buat saya yang paling malas antri ,😅

    Mana di masa pandemi gini ya, sebisa mungkin menjaga jarak, kalau banyak orang, dalam antrian, bahaya juga tuh.

    Salut Ama inovasi banyak tempat-tempat pelayanan masyarakat sekarang :)

    BalasHapus
  9. kayaknya jaman kayak gini semua di arahkan secara online deh mba, rumah sakit ibu dan anak tempat anakku kontrol juga begitu soalnya

    BalasHapus
  10. Enak mbak kalau mendaftar online jdnya menghindari penumpukan pasien ya, apalagi zaman now kan agak serem kalau misal ke RS dan pas ramai gtu. Cara mendaftarnya juga cukup gampang ya.

    BalasHapus
  11. Iya sekarang beberapa RS harus daftar online sih papa ku juga tuh di RS swasta kontrol harus daftar online dulu tapi kemarin anakku di RS Fatmawati masih daftar on the spot sih.

    BalasHapus
  12. Di rumah sakit jakarta juga daftar online jadi pilihan, mba. Dan memahami enak jadi lebih cepat anti ribet.

    BalasHapus
  13. Informatif sekali, kak..
    Panduan untuk mendaftar secara online di RSUP Dr. Kariadi.
    Semoga sehat selalu yaa, kak Sovi.

    BalasHapus
  14. Oh iya harus daftar online ya. Di sini ada RS rujukan BPJS disarankan daftar online. Malah enak ga perlu lama antre

    BalasHapus
  15. Enakan daftar online deh. Pas dateng, udah ga perlu antri panjang. Paling males antri di rumah sakit.

    BalasHapus
  16. Daftar online itu memudahkan pasien ya jadi tidak antri jika memang berjalan lancar sistemnya. Semoga urusan yang sakit dimudahkan selalu, aamiin

    BalasHapus
  17. membantu banget nih saat pandemi seperti ini, jadi ngga harus antri lama dan numpuk di rumah sakit. Kalo udah daftar bisa datag sesuai antrian.

    BalasHapus
  18. Iya nih, teringat ketika pernah hendak rawat jalan di salah satu RS swasta, pada dulu-duluan ambil nomer sejak subuh. Ya Allah.... nunggu bisa sampai berjam-jam aku waktu itu. Mana sakitnya sakit gigi pulak. Kalau menggunakan metode mendaftar online gini kan memudahkan yaaa..Kita jadi tau ntar giliran nomer berapa dan jam berapa kira-kira bisa ketemu dokternya.

    BalasHapus
  19. Sovi sehat selalu ya. Sebuah doa dan dukungan bagi mba dan diri kita untuk semangat ikhtiar mencari obat.

    Daftar online RS. Kariadi akan membuat kita lebih hemat waktu dan tidak perlu lama di rumah sakit

    BalasHapus
  20. Sehat selalu yaa mba, sekarang memang menurutku lebih nyaman juga untuk pasien krn harus daftar online tuh, apalagi di masa pandemi jadi mengurangi kontak fisik juga

    BalasHapus
  21. Canggih ya sekarang RSUD aja udah bisa online2an. Ini memudahkan sekali buat yg ga ada pulsa buat nelpon, hihihi. Secara sekarang semua orang lbh butuh kuota daripada pulsa.

    BalasHapus